TENTANG KAMI Semua hal yang berkaitan dengan kami.

PROFIL PERUSAHAAN
Tentang perusahaan kami beserta unit cabang perusahaan.

 

Profil PT.Garam (Persero)

Status

Perseroan Terbatas (Persero)

Bisnis/Industri

Produksi dan Pemasaran Garam

Landasan Hukum

Didirikan berdasarkan PP No. 12 Tahun 1991, tentang Perubahan status dari PERUM (Perusahaan Umum) menjadi Perusahaan Persero (PT PERSERO) Garam.

 
 

Deskripsi Bisnis

Berawal dari pertanian di ladang-ladang garam secara tradisional, Industri Garam Indonesia terus berkembang, hingga saat ini menjadi salah satu bidang industri yang memberi penghidupan bagi banyak masyarakat di seluruh Indonesia. Hal ini disebabkan oleh tingkat kebutuhan dan rangkaian kegiatan yang menyertai keberadaan garam.


Dari material awal, yaitu garam kasar (krosok), industri garam di Indonesia memproduksi berbagai jenis garam untuk memenuhi berbagai keperluan akan garam baik untuk kebutuhan rumah tangga, maupun kebutuhan industri, peternakan dan pertanian.


Namun demikian, industri garam di Indonesia bukan berarti berjalan mulus tanpa hambatan dan kendala. Kualitas garam yang belum maksimal, ketidakstabilan harga garam, proses produksi yang masih bersifat tradisional, dan persaingan dengan komoditi garam dari luar negeri merupakan sedikit dari sekian banyak masalah garam di Indonesia. Hal inilah yang harus terus dibenahi dan disempurnakan hingga Industri Garam Indonesia mampu menjadi Pilihan Utama bagi seluruh lapisan masyarakat.


Garam yang di dalamnya terkandung senyawa Kalium Iodat (Garam Beryodium) merupakan salah satu nutrisi penting yang harus dikonsumsi secara teratur oleh manusia. Jumlah garam yang harus dikonsumsi per hari untuk setiap orang kurang lebih adalah 9 gram. Untuk masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia, selain untuk memenuhi nutrisi tubuh konsumsi garam ditujukan juga untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan yodium.


Garam di Indonesia diproduksi oleh petani garam (garam rakyat) dan PT. Garam (Persero). Proses produksi garam oleh petani garam dilakukan dengan cara proses penguapan air laut pada meja-meja kristalisasi yang dilakukan secara total (penguapan air dilakukan dalam satu areal kristalisasi), sehingga hanya diperoleh garam dengan kadar NaCl yang rendah dan mengandung kadar Ca dan Mg yang relatif tinggi serta cenderung kotor (impuritis tinggi). Sedangkan garam produksi PT. Garam (Persero) proses produksinya dilakukan dengan cara pengolahan bertingkat yang mana proses penguapan air laut dilakukan di areal evaporator dan proses pengkristalan dilakukan di areal kristalisasi sehingga diperoleh garam dengan kualitas yang baik.

 
 

Kantor Produksi

Jl. Raya Kalianget 9 Kalianget, Sumenep - Madura (69471)Sumenep - 69471

Kantor Direksi Pusat Administrasi

Jl. Arief Rachman Hakim 93 Surabaya. 60117

 

SEJARAH PERUSAHAAN
Kronologi berdirinya PT.Garam(Persero).

VISI DAN MISI
Visi dan misi perusahaan kami.

 


Mewujudkan kedaulatan garam nasional yang memberi nilai tambah bagi stakeholder.

 

 


  1. Meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi garam bahan baku & garam olahan.
  2. Pendampingan usaha Petani Garam Rakyat.
  3. Melakukan diversifikasi produk.

 

BUDAYA PERUSAHAAN

"KERJA KERAS, CERDAS dan IKHLAS"


 
 
 

Membangun Budaya Kerja Keras sebagai Ladang Amal serta senantiasa profesional, efisien dan produktif.

Kemampuan dan penguasaan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam melaksanakan program kerja perusahaan.

Memacu dan menumbuhkembangkan gagasan - gagasan baru yang kreatif dan tepat guna untuk memberikan nilai tambah bagi stakeholder.

 

KOMISARIS DAN DIREKSI
Manajemen Utama PT.Garam(Persero) Indonesia.

 
 

DIREKTUR UTAMA

 

DOLLY P. PULUNGAN

DIREKTUR KEUANGAN

 

ANANG ABDUL QOYYUM

DIREKTUR PRODUKSI

 

BUDI SASONGKO

KOMISARIS UTAMA

 

BRAHMANTYA SATYAMURTI POERWADI

KOMISARIS

 

ADDIN JAUHARUDIN

KOMISARIS

 

CHOLILI ILYAS

KOMISARIS

 

TAUFADI

 
  •  KEPALA DIVISI PRODUKSI BAHAN BAKU

  •  KEPALA DIVISI PRODUKSI GARAM INDUSTRI

  •  KEPALA DIVISI PERGUDANGAN & TERMINAL

  •  KEPALA BIRO LITBANG & MR

  •  KEPALA DIVISI PEMASARAN

  •  KEPALA DIVISI PENGEMBANGAN USAHA

  •  KEPALA DIVISI OPTIMALISASI ASET

  •  KEPALA BIRO KEUANGAN DAN AKUNTANSI

  •  KEPALA BIRO SDM & UMUM

  •  KEPALA SATUAN PENGAWAS INTERN

  •  SEKRETARIS PERUSAHAAN

 
 
  •  CABANG NIAGA SUMATERA UTARA

  •  CABANG NIAGA DKI JAKARTA

  •  CABANG NIAGA JAWA TIMUR & BALI

  •  CABANG NIAGA SULAWESI TENGGARA

  •   CABANG NIAGA KALIMANTAN SELATAN

  •  CABANG NIAGA LAMPUNG

  •  CABANG NIAGA SUMATERA BARAT

  •  CABANG NIAGA SUMATERA SELATAN

  •  CABANG NIAGA JAWA BARAT

  •  CABANG NIAGA JAWA TENGAH & DIY

  •  CABANG NIAGA KALIMANTAN BARAT

  •  CABANG NIAGA KALIMANTAN TIMUR

  •  CABANG NIAGA SULAWESI UTARA

  •  CABANG NIAGA RIAU

 
 
  •  KOPERASI KARYAWAN GARAM (KOKARGAM)

  •  RS GARAM KALIANGET-SUMENEP

  •  KESATUAN PEKERJA GARAM (KESPAGA)

  •  DANA PENSIUN GARAM

 
 
  •  PABRIK GARAM INDUSTRI

  •  BISNIS PERIKANAN, TAMBAK UDANG, TAMBAK BANDENG, TAMBAK RAJUNGAN, TAMBAK KEPITING & RUMPUT LAUT

  •  BISNIS PEMBANGUNAN PROPERTI SERTA PENYEWAAN GEDUNG & PERGUDANGAN

  •  BISNIS RUMAH SAKIT

 

TATA KELOLA PERUSAHAAN
(GCG & Manajemen Resiko).

 

Sejalan dengan Visi dan Misi Perusahaan, Perseroan berkomitmen untuk menjadikan GCG sebagai budaya dalam mengelola perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, Perseroan menetapkan Misi GCG sebagai berikut:


  • Mewujudkan tercapainya Produktifitas Kerja, Efisiensi dan Kesinambungan perusahaan melalui pengelolaan yang Profesional didasarkan pada prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi serta Kewajaran dan Kesetaraan.

  • Mewujudkan pemberdayaan fungsi dan kemandirian masing-masing organ perusahaan, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.

  • Mewujudkan seluruh organ perusahaan dalam pengambilan keputusan senantiasa dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Perseroan menerapkan Prinsip Tata Kelola yang baik untuk menjamin tercapainya hasil yang optimal dalam penerapan GCG, meliputi:


  • Meningkatnya kinerja Perseroan melalui terciptanya proses pengambilan keputusan yang lebih baik, meningkatnya efisiensi operasional Perseroan serta lebih meningkatnya pelayanan kepada pemangku kepentingan.

  • Meningkatnya corporate value, melalui peningkatan kinerja keuangan dan minimalisasi risiko keputusan investasi yang mengandung benturan kepentingan.

  • Tercapainya stakeholder satisfaction akibat peningkatan corporate value dan dividen Perseroan.

  • Mengarahkan dan mengendalikan hubungan kerja Organ perseroan yaitu Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.

  • Meningkatkan pertanggungjawaban pengelolaan Perseroan kepada Pemegang Saham dengan tetap memperhatikan kepentingan para stakeholders.

  • Menciptakan kejelasan hubungan kerja antara perusahaan dengan para stakeholders.

  • Mengarahkan pencapaian Visi dan Misi Perseroan dan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia.

  • Mendorong dan mendukung pengembangan usaha, pengelolaan sumber daya perusahaan dan pengelolaan risiko secara lebih efektif sehingga dapat meningkatkan nilai perseroan.

Melalui komitmen yang tinggi dan konsistensi terhadap penerapan Tata Kelola perusahaan yang baik, Perseroan meyakini akan dapat mencegah praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta meningkatkan fungsi pengawasan dalam pengelolaan Perseroan. Selain hal tersebut, konsistensi penerapan GCG diharapkan juga dapat meningkatkan kinerja usaha dan pertumbuhan berkelanjutan yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai Perseroan (corporate value) bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Portal PT.Garam yang terhubung dengan portal resmi BUMN.

Klik Saya!
 
 

Perseroan memastikan bahwa prinsip-prinsip dasar GCG diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran. Prinsip dasar tata kelola perusahaan meliputi Keterbukaan (Transparency), Akuntabilitas (Accountability), Responsibilitas (Responsibility), Independensi (Independency) serta Kewajaran dan Kesetaraan (Fairness).

Sejalan dengan program transformasi korporasi dan inovasi yang terus berkembang, Perseroan senantiasa melengkapi berbagai pranata organisasi dan membangun mekanisme pengelolaan bisnis yang andal. Hal ini diwujudkan melalui penerapan praktik-praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi secara konsisten sehingga akan memastikan terciptanya keseimbangan bisnis secara paripurna dan menyeluruh (360 derajat) bagi seluruh stakeholder dan seluruh kepentingan, baik ekonomi maupun sosial, individu dengan kelompok, internal juga eksternal , jangka pendek dan jangka panjang serta kepentingan pemegang saham (shareholders) dan pemangku kepentingan (stakeholders) akan menuju pada titik keseimbangan.

Penerapan asas transparansi dilakukan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan dan media komunikasi yang intensif dan dikelola secara profesional, sehingga para investor, pemegang saham, kreditur, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui kinerja dan kegiatan pengelolaan perusahaan secara merata.

Perseroan melaksanakan prinsip akuntabilitas dengan menitikberatkan pada peningkatan fungsi dan peran setiap Organ Perseroan dan Manajemen sehingga pengelolaan usaha Perseroan dapat berjalan dengan baik. Perseroan menerapkan sistem pengendalian internal dengan sebagian tugasnya adalah melakukan pengawasan internal.

Perseroan menerapkan asas tanggung-jawab dengan senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penerapan prinsip kemandirian atau independency Perseroan dilaksanakan dengan proses pengambilan keputusan yang bebas dari benturan kepentingan (conflic of interest) serta pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.

Perseroan menerapkan azas kesetaraan dengan memperlakukan seluruh stakeholders secara berimbang (equal treatment) antara hak dan kewajiban yang diberikan kepada dan oleh Perseroan. Perseroan membuka akses informasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan sumbang-saran bagi kemajuan Perseroan, namun Perseroan juga menetapkan aturan kerahasiaan informasi yang membatasi akses informasi oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Berikut merupakan dokumen yang terkait dengan perusahaan :

 

SUMBER DAYA MANUSIA
Bersatu untuk kesatuan arah.

 

Pada Tahun 2015 PT. GARAM (Persero) memiliki Total Karyawan sejumlah 532 orang dan 3.000 orang Tenaga Kontrak Produksi.

 

WILAYAH PRODUKSI
Beberapa kantor dan tempat operasional PT.Garam(Persero).

Kantor Direksi
JL. Arief Rachman Hakim No. 93 Surabaya

Kantor Produksi
Berada di Kalianget, Sumenep

Unit Produksi Bahan Baku
1. Pegaraman Sumenep-I
2. Pegaraman Sumenep-II
3. Pegaraman Pamekasan
4. Pegaraman Sampang

Pelabuhan Terminal Khusus
1. Camplong Sampang
2. Kalianget Sumenep

Unit Pabrik Olahan
1. PPG Manyar, berlokasi di Gresik.
2. Pabrik Garam Halus, berlokasi di Pamekasan .
3. Pabrik Garam Kasar, Kemasan berlokasi di Sampang.

Unit Pabrik Garam Industri & Pusat LITBANG Garam
1. Camplong Sampang

JARINGAN PEMASARAN
Pemasaran kami mencapai seluruh pelosok negeri.

 

 

JUMLAH GUDANG
Gudang yang kami miliki.


     Berikut merupakan jumlah gudang yang dimiliki perusahaan :
  • Pegaraman Sumenep-I
  • Pegaraman Sumenep-II
  • Pegaraman Pamekasan
  • Pegaraman Sampang
  • Pelabuhan Terminal Khusus Kalianget
  • Pelabuhan Terminal Khusus Camplong
  • Cabang Niaga Seluruh Indonesia
: 35 Unit
: 6 Unit
: 15 Unit
: 19 Unit
: 22 Unit
: 11 Unit
: 60 Unit
 

ANAK USAHA
Bisnis anak usaha kami.

 

Bisnis Anak Usaha

Perusahaan maupun organisasi yang merupakan anak perusahaan dari PT. GARAM (Persero)

Produk dan Layanan dari perusahaan tersebut dapat berupa Pabrik Garam Industri, Bisnis Perikanan, Tambak Bandeng, Tambak Rajungan, Tambak Kepiting & Rumput Laut, Bisnis Pembangunan Properti serta Penyewaan Gedung & Pergudangan, Bisnis Rumah Sakit yaitu jasa pelayanan kesehatan, jasa dokter spesialis anak, kandungan, bedah, gigi, radiologi dan apotik.

 
 

Terdiri dari usaha di bidang :


  1. Pabrik Garam Industri
  2. Bisnis Perikanan, Tambak Bandeng, Tambak Udang, Tambak Rajungan, Tambak Kepiting dan Rumput Laut
  3. Bisnis Pembangunan Properti serta Penyewaan Gedung dan Pergudangan
  4. Bisnis Rumah Sakit
    RS. Garam Kalianget - Sumenep
    " Melayani Balai Pengobatan Karyawan PT.GARAM(Persero) beserta keluarganya dan Petani Garam "

PENGHARGAAN DAN SERTIFIKAT
PT.Garam(Persero) telah teruji secara kualitas.

 

Quality System Certification Dari SUCOFINDO

Sertifikasi Halal Dari MUI – JATIM
 
 

ISO 9001:2008 Dari SUCOFINDO

Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI
 

 

Penghargaan Kecelakaan NIHIL dari Kementerian Tenaga Kerja ( 1.179.983 jam kerja orang tanpa Kecelakaan Kerja )
 

SISTEM PRODUKSI GARAM

skema

DATA FINANSIAL
Laporan secara Global Laba (Rugi) Komprehensif, Laporan Neraca, Laporan Cash Flow & Kinerja Perusahaan.


CSR
Corporate social responsibility.

Tanggung Jawab Sosial

Selaras dengan Visi PT. GARAM (Persero) sebagai Perusahaan Garam berkelas Global, maka komitmen dan kepedulian PT. GARAM (Persero) terhadap Tanggung Jawab Sosial (Social Responsibility) merupakan Kontribusi PT. GARAM (Persero) secara maksimal terhadap upaya-upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat Petani Garam.

Pembangunan berkelanjutan tidak saja berkonsentrasi pada isu-isu lingkungan. Lebih luas daripada itu, pembangunan berkelanjutan mencakup tiga lingkup kebijakan: pembangunan ekonomi, pembangunan sosial dan perlindungan lingkungan (People, Profit dan Planet).



Program Kerja Kemitraan


  1. Pemberian Pinjaman untuk Modal Kerja dan/atau Pembelian Aktiva Tetap Produktif
  2. Pinjaman khusus bagi UKM yang telah menjadi Binaan yang bersifat Pinjaman Tambahan dalam rangka memenuhi Pesanan dari Rekanan Usaha UKM Binaan
  3. Program Pendampingan dalam rangka Peningkatan (Capacity Building) UKM Binaan dalam bentuk Bantuan Pendidikan/Pelatihan, Pemagangan & Promosi


Program Kerja PKBL di Wilayah Madura untuk Pengusaha Kecil & Menengah tersebar di 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan & Kabupaten Sampang, Program Pinjaman Modal Kerja Mitra Binaan dititik beratkan pada beberapa Komoditas diantaranya :


  1. Komoditas Sektor Industri
  2. Komoditas Sektor Jasa
  3. Komoditas Sektor Perdagangan
  4. Komoditas Sektor Pertanian, Peternakan & Perikanan
  5. Komoditas Sektor Koperasi


Program Kerja Bina Lingkungan


  1. Program Peningkatan Produksi Garam Berkualitas
  2. Program Bantuan Sarana & Prasarana Produksi bagi Petani Garam
  3. Program Penyulingan air laut menjadi air tawar layak minum
  4. Program Pembangunan Masjid
  5. Program Pembangunan MCK
  6. Program Pelayanan Kesehatan bagi Petani Garam
  7. Program Bantuan anak sekolah bagi keluarga Petani Garam
  8. Program Pemeliharaan Lingkungan ASRI
  9. Program Koperasi bagi Petani Garam



PRODUK GARAM NASIONAL